Sunday, September 20, 2020

“Aktivitas Bermanfaat Ketika Pandemi”

“Aktivitas Bermanfaat Ketika Pandemi”

            Semenjak terjadinya pandemic covid-19 di Indonesia, masyarakat selalu dianjurkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Begitu juga dengan anak-anak dan remaja, pembelajaran sekolah dilakukan secara daring.

        Ketika kegiatan belajar mengajar telah selesai, seringkali kita mendapatkan banyak waktu senggang. Kita sebagai Hamba Allah diperintahkan untuk menggunakan waktu senggang dengan sebaik mungkin.Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang berbunyi:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412)

        Oleh karena itu, sebaiknya kita memanfaatkan waktu kita yang ada dengan sebaik mungkin. Berikut adalah kegiatan-kegiatan bermanfaat yang bisa kita lakukan di rumah selama pandemic ini.

        Hal yang bisa kita lakukan yaitu berkebun. Berkebun dapat kita lakukan bersama keluarga ketika masa karantina mandiri. Menanam tanaman bunga dan sayur-sayuran mungkin akan memberikan keuntungan juga di kemudian hari. Tidak hanya menanam bunga dan sayuran, kita juga dapat membuat taman mini yang di dalamnya terdapat berbagai macam bunga dan kolam kecil yang berisikan ikan hias.

        Selain berkebun, kita juga bisa melakukan piknik di rumah. Yang diperlukan hanya selimut piknik dan makanan. Dan lakukan seolah-olah sedang piknik di luar rumah. Kita juga dapat menyiapkan berbagai jenis kue dan minuman, lalu menyantapnya bersama keluarga. Tambahkan makanan sehat dalam acara "piknik" Anda tersebut agar memberikan efek yang baik dari makanan yang kita konsumsi.

        Selanjutnya adalah membaca buku. Membaca buku menjadi satu di antara cara untuk mengisi hari-hari selama karantina mandiri. Selain dapat memberikan ilmu baru, membaca buku juga dapat menjadikan waktu kita tidak terbuang sia-sia. Salah satu buku bermanfaat yang dapat kalian baca adalah sirah nabawiyah. Banyak pelajaran yang dapat diambil Ketika kita mempelajari kisah hidup nabi kita tercinta.

        Jika masih bosan, mendekor rumah menjadi satu di antara alternatif menghabiskan waktu di rumah. Mendekor rumah dapat memberikan suasana yang baru pada rumah kita. Menghias pintu dengan berbagai pernak-pernik atau menggambar pada dinding kamar dapat menjadi beberapa pilihan yang dapat kita lakukan dalam mendekorasi rumah.

        Selain kegiatan-kegiatan tersebut, sebaiknya kita juga memperbanyak ibadah sunnah, karena Allah ta’ala berfirman

(وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ (٥٦

" Ibadah yang bisa kita lakukan di rumah seperti shalat dhuha, shalat rawatib, membaca al-Qur’an, dan juga merenungi ayat-ayat Allah. "

        Nah, setelah mengetahui kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan selama pandemi, diharapkan kita bisa memanfaatkan waktu luang kita dengan aktivitas yang bermanfaat.

Sunday, May 17, 2020

KEMULIAAN LAILATUL QADAR

KEMULIAAN LAILATUL QADAR

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

➧ PENGERTIAN LAILATUL QADAR
Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِmalam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.

➧ DALIL LAILATUL QADAR
Berikut bunyi Surat Al Qadr ayat 1-5 beserta terjemahannya:


لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ۝  ۝ وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ ۝ إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ
    تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ۝ سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ۝

Artinya : “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Qadr. Dan tahukah kamu apa malam Qadr itu? (yaitu) malam Qadr itu lebih baik dari malam seribu bulan. Pada malam itu, turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar.”

➧ KEUTAMAAN LAILATUR QADAR
1. Pahala ibadahnya sama dengan pahala beribadah selama seribu bulan
2. Malam tersebut malam yang tenang dan khidmat
3. Dosa dosa terdahulu diampuni oleh Allah SWT
4. Seluruh malaikat Allah turun ke bumi untuk menyaksikan malam itu

➧ KAPAN TERJADINYA LAILATUL QADAR?
Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadan. Berdasarkan hadits dari Aisyah yang mengatakan :
“ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan dia bersabda, yang artinya: “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Romadhon” “ (HR: Bukhari 4/225 dan Muslim 1169).
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Lailatul Qadar kemungkinan akan “diwujudkan” oleh Allah pada malam ganjil, tetapi mengingat umat islam memulai awal puasa pada hari atau tanggal yang berbeda, maka umat islam yang menghendaki untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar dapat “mencarinya” setiap malam.

➧ TIPS MENGGAPAI LAILATUL QADAR
1. Niat yang ikhlas dan tulus semata mata karena Allah SWT
2. Mengisi waktu luang dengan beribadah
3. Berjanji untuk benar benar taubat
4. Meminta maaf kepada siapapun yang pernah kita sakiti
5. Berdoa dengan rasa penuh harap
6. Mendekatkan diri pada Allah di setiap malam yang tersisa

Monday, May 11, 2020

7 KIAT MENGGAPAI PUASA RAMADHAN YANG SEMPURNA DIMATA ALLAH SWT

7 KIAT MENGGAPAI PUASA RAMADHAN YANG SEMPURNA DIMATA ALLAH SWT



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahirobbil a’lamin, wabihi nasta’in, wa ala umuriddunia waddin. wassholatu wassalamu a’la asyrofil anbiyai wal mursalin, sayyidina muhammadin wa a’la alihi wa shohbihi ajma’in. Amma ba’du.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan kita nikmat, rahmat, serta hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal afiat.
Tak lupa sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, suri tauladan kita, Baginda Nabiyullah Muhammad SAW. Yang telah membimbing kita dari jalan yang gelap menuju jalan yang terang benderang yakni (Addinul Islam). Siapapun yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, pasti menginginkan kesempurnaan di Mata Allah SWT, bahkan dijanjikan derajat takwa bagi yang mengamalkannya sebulan penuh. Derajat ini tidaklah mustahil untuk diraih, namun butuh sedikit usaha dalam mencapainya

➤ TUJUAN IBADAH PUASA 
  1. Menahan nafsu dari berbagai syahwat, sehingga kita siap mendapatkan sesuatu (derajat takwa) yang menjadi puncak kebahagiaan (surga) dengan kehidupan abadi di dalamnya. 
  2. Menjalankan ibadah puasa berarti menjaga nafsu terhadap lapar dan dahaga, mengingat keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin, hingga menyempitkan jalan setan dalam diri kita.

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ 
مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِ

“Semua amalan bani adam adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, dan puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah ia berkata keji dan berteriak-teriak. Jika ada orang yang mencacinya atau mengajaknya berkelahi maka hendaklah ia mengatakan, ‘sesungguhnya aku sedang berpuasa’. Dan demi Allah yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau misk. Orang yang berpuasa mempunyai dua kegembiraan, ia bergembira ketika berbuka, dan ia bergembira ketika bertemu dengan rabbnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa adalah untuk Tuhan semesta alam, tidak seperti amalan-amalan yang lain. Hal ini berarti kita diharuskan meninggalkan segala yang kita cintai karena kecintaan kita kepada Allah SWT.
Puasa juga berarti rahasia antara hamba dengan Tuhan. Bisa jadi kita menghindari hal-hal yang membatalkan puasa secara nyata, namun tidak diterima di sisi-Nya karena ingin dikatakan sedang berpuasa oleh orang lain. Puasa yang dilakukan semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT merupakan hakikat puasa ramadhan yang sesungguhnya.

➤ MENJALANKAN PUASA RAMADHAN SEAKAN MENELADANI SIFAT ALLAH SWT
Upaya manusia meneladani sifat-sifat Allah, sesuai dengan kedudukan manusia sebagai makhluk. Hal ini juga didasari oleh hadis Nabi SAW yang yang berbunyi, “Takhallaqu bi akhlaq Allah” (Berakhlaklah (teladanilah) sifat-sifat Allah).
Allah SWT memperkenalkan diri-Nya antara lain sebagai tidak mempunyai anak atau istri: Bagaimana Dia memiliki anak, padahal Dia tidak memiliki istri? [QS Al-An’am: 101] Dan sesungguhnya Mahatinggi kebesaran Tuhan kami. Dia tidak beristri dan tidak pula beranak [QS Al-Jin: 3].
Al-Quran juga memerintahkan Nabi SAW untuk menyampaikan, Apakah aku jadikan pelindung selain Allah yang menjadikan langit dan bumi padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan…? (QS Al-An’am [6]: 14).

➤ LANGKAH LANGKAH SUPAYA PUASA KITA SEMPURNA
  1. Mengoptimalkan Sahur
  2. Mengoptimalkan Berbuka
  3. Giat Membaca Al-Qur’anul Karim
  4. Mengkonsumsi Makanan Halal
  5. Memperbanyak Sedekah & Kebaikan
  6. Menjaga Seluruh Anggota Badan
  7. Menjaga Diri dari Syahwat (keinginan)